Seketika.com, Bola – Tidak akan ada duel panas antara Vinícius Júnior dan Gianluca Prestianni saat Real Madrid menjamu Benfica pada leg kedua babak knockout Liga Champions UEFA, Rabu (25/2/2026).
Badan Sepak Bola Eropa, UEFA, resmi menjatuhkan skorsing satu pertandingan kepada Prestianni pada Senin, menyusul dugaan perilaku diskriminatif terhadap Vinícius pada leg pertama di Lisbon pekan lalu.
Pada leg pertama di Lisbon, Madrid menang 1-0 berkat gol Vinícius di babak kedua. Namun, selebrasi sang penyerang Brasil di dekat bendera sudut memicu ketegangan dengan pemain dan suporter tuan rumah.
Pertandingan sempat dihentikan hampir 10 menit setelah terjadi konfrontasi antara Vinícius dan Prestianni. Pemain asal Argentina itu dituduh melontarkan kata bernada rasial. Prestianni membantah tudingan tersebut.
Meski protokol anti-rasisme diaktifkan, laga tetap dilanjutkan karena tidak ada bukti langsung.
Prestianni terlihat menutupi mulutnya dengan jersey saat berbicara kepada Vinícius. Sementara itu, Vinícius justru mendapat kartu kuning akibat selebrasinya.
Dalam pernyataan resminya, UEFA menyebut hukuman dijatuhkan oleh badan pengawasan, etika, dan disiplin karena dugaan perilaku diskriminatif. Namun, investigasi masih berlangsung dan keputusan lanjutan masih mungkin diambil.












