PemerintahanPendidikan

Usai Lebaran! Kemenag Percepat Rekrutmen dan Mutasi ASN, Target Jadi Percontohan Nasional

10
×

Usai Lebaran! Kemenag Percepat Rekrutmen dan Mutasi ASN, Target Jadi Percontohan Nasional

Share this article
Usai Lebaran! Kemenag Percepat Rekrutmen dan Mutasi ASN, Target Jadi Percontohan Nasional, Foto:(kemenag)

Seketika.com, Jakarta – Usai libur Idulfitri, Kementerian Agama melakukan percepatan perumusan strategi pengadaan dan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini dilakukan guna mendukung tata kelola kepegawaian yang transformatif.

Langkah percepatan ini disampaikan Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama, Muhammad Zain dalam rapat Bagian Pengadaan dan Mutasi ASN. Rapat digelar secara daring seiring dengan adanya kebijakan Work from Anywhere (WFA), Rabu (25/3/2026), usai libur lebaran.

Muhammad Zain menegaskan urgensi perencanaan kebutuhan ASN yang komprehensif dan berjangka panjang. Proyeksi kebutuhan pegawai hingga 5 – 10 tahun ke depan dinilai krusial, termasuk integrasi data pensiun dan kebutuhan tenaga pendidik di seluruh satuan kerja.

“Perencanaan ASN harus berbasis data yang terintegrasi agar mampu mengantisipasi dinamika organisasi, termasuk pemekaran satuan kerja dan kebutuhan tenaga pengajar,” ujar Zain.

“Penguatan manajemen talenta ASN menjadi salah satu prioritas strategis. Kementerian Agama bahkan ditargetkan menjadi percontohan nasional dalam implementasi manajemen talenta,” sambungnya.

Kementerian Agama juga menargetkan percepatan pengisian jabatan dan layanan kenaikan pangkat serta peningkatan layanan kepegawaian berbasis digital. Penguatan sistem ini diharapkan mampu mendorong efisiensi dan transparansi dalam setiap proses administrasi.

Zain juga menekankan bahwa manajemen talenta menjadi prioritas strategis nasional, bahkan Kementerian Agama ditargetkan menjadi pilot project dalam implementasinya bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Manajemen talenta akan menjadi kunci dalam memastikan ASN ditempatkan sesuai kompetensi, integritas, dan kebutuhan organisasi,” tegasnya.