BolaPeristiwa

Curaçao Raih Poin Pertama di Piala Dunia, Raja Belanda Turut Rayakan Sejarah

50
×

Curaçao Raih Poin Pertama di Piala Dunia, Raja Belanda Turut Rayakan Sejarah

Share this article
Curaçao Raih Poin Pertama di Piala Dunia, Raja Belanda Turut Rayakan Sejarah, foto:(ap)

Seketika.com, Bola – Curaçao mencatat momen bersejarah di Piala Dunia setelah berhasil meraih poin pertamanya di ajang sepak bola terbesar dunia. Hasil imbang melawan Ekuador tidak hanya menjaga peluang mereka lolos dari fase grup, tetapi juga mendapat perhatian khusus dari keluarga kerajaan Belanda.

Tim nasional Curaçao sukses mencuri perhatian pada lanjutan fase grup Piala Dunia setelah bermain imbang 0-0 melawan Ekuador di Kansas City.

Hasil tersebut menjadi sangat berarti karena merupakan poin pertama yang berhasil diraih Curaçao sepanjang keikutsertaannya di turnamen ini.

Sebelumnya, tim berjuluk The Blue Wave itu mengalami kekalahan telak 1-7 dari Jerman pada laga perdana.

Menariknya, pertandingan tersebut turut disaksikan langsung Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima dari Belanda yang memberikan dukungan kepada Curaçao.

Hasil imbang melawan Ekuador membuat Curaçao tetap menjaga peluang untuk bersaing di Grup E.

Bagi negara kepulauan kecil yang merupakan bagian dari Kerajaan Belanda itu, satu poin memiliki arti besar karena menjadi tonggak sejarah dalam perjalanan sepak bola nasional mereka.

Keberhasilan tersebut juga menunjukkan kemampuan Curaçao bangkit setelah kekalahan besar di pertandingan sebelumnya.

Sementara itu, dukungan keluarga kerajaan menambah nilai simbolis atas pencapaian bersejarah tersebut.

Sebelum menyaksikan Curaçao bertanding, Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima lebih dahulu menghadiri laga Belanda melawan Swedia di Houston.

Belanda berhasil menang meyakinkan 5-1 berkat dua gol Brian Brobbey dan dua gol Cody Gakpo.

Kemenangan itu membawa tim asuhan Ronald Koeman ke puncak klasemen Grup F dan semakin dekat menuju babak gugur.

Usai laga Belanda, pasangan kerajaan kemudian terbang ke Kansas City untuk memberikan dukungan kepada Curaçao.

Dalam pertandingan melawan Ekuador, kiper Curaçao Eloy Room tampil luar biasa dengan mencatatkan 15 penyelamatan penting.

Performa gemilang tersebut menjadi faktor utama yang membantu Curaçao mengamankan hasil imbang tanpa gol.

Setelah pertandingan, suasana ruang ganti berlangsung meriah. Para pemain mendapat kesempatan merayakan pencapaian bersejarah bersama keluarga kerajaan Belanda.

Gelandang Curaçao Tahith Chong mengaku kehadiran keluarga kerajaan memberikan pengalaman yang sangat berkesan bagi seluruh tim.

Pelatih Dick Advocaat juga memuji sikap sederhana dan antusias keluarga kerajaan yang ikut larut dalam kegembiraan para pemain.

Curaçao masih memiliki satu pertandingan tersisa di fase grup melawan Pantai Gading.

Laga tersebut akan menjadi penentu apakah mereka mampu melanjutkan kejutan dan menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.

Di sisi lain, Ekuador akan menghadapi tantangan berat saat bertemu Jerman pada pertandingan terakhir grup.