Kesuksesan ini juga memperkuat reputasi Unai Emery sebagai spesialis kompetisi Eropa. Pelatih asal Spanyol tersebut kini telah mengoleksi lima gelar Liga Europa bersama tiga klub berbeda.
Transformasi Aston Villa di bawah Emery juga mendapat sorotan besar. Saat ditunjuk pada 2022, klub berada dekat zona degradasi. Kini, Villa justru menjadi salah satu kekuatan baru sepak bola Eropa.
Final berlangsung di Stadion Tupras, Istanbul, dengan dukungan penuh suporter Aston Villa. Pangeran William yang dikenal sebagai penggemar setia Villa turut hadir langsung menyaksikan pertandingan.
Babak pertama menjadi milik Aston Villa. Tielemans sukses memecah kebuntuan setelah menerima umpan Morgan Rogers.
Menjelang turun minum, Emiliano Buendia mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti yang membuat Villa unggul nyaman 2-0.
Freiburg sempat mencoba bangkit pada babak kedua, namun pertahanan Villa tampil disiplin.
Morgan Rogers kemudian menutup kemenangan lewat gol ketiga pada menit ke-58. Skor 3-0 bertahan hingga laga selesai.
Kapten Villa, John McGinn, menyebut kemenangan ini sebagai malam paling membanggakan dalam kariernya.
Setelah menjuarai Liga Europa, Aston Villa dipastikan tampil di Liga Champions musim depan dengan kepercayaan diri tinggi.
Sementara bagi Unai Emery, keberhasilan ini semakin memperkokoh statusnya sebagai salah satu pelatih elite Eropa saat ini.












