Seketika.com, Bola – Barcelona mengawali musim ini dengan rekor fantastis usai membantai Racing Santander 7-2 pada hari Rabu. Pesta gol Blaugrana dipimpin oleh aksi gemilang Raphinha yang sukses mencetak hat-trick di tengah performa lini serang yang kian tak terbendung.
Barcelona kembali menunjukkan ketajamannya dengan melibas Racing Santander dengan skor telak 7-2. Kemenangan ini sekaligus menorehkan sejarah baru sebagai start terbaik klub asal Catalunya tersebut.
Di bawah asuhan Hansi Flick, Blaugrana menyapu bersih tujuh pertandingan awal musim ini dengan kemenangan beruntun di semua kompetisi, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah klub.
Selain penampilan gemilang Raphinha yang memborong tiga gol, keran gol Barcelona turut disumbangkan oleh Gabriel Jesus, Lamine Yamal, serta Joao Cancelo, ditambah satu gol bunuh diri dari pemain lawan Asier Villalibre.
Sementara itu, kubu tamu Racing Santander sempat memberikan perlawanan lewat gol yang dicetak Maguette Gueye dan Yassir Zabiri.
Hasil fantastis ini membuat Barcelona nyaman di puncak klasemen sementara La Liga dengan keunggulan tiga poin atas rival abadi mereka, Real Madrid.
Ketajaman lini depan skuad asuhan Hansi Flick juga menjadi sorotan utama, di mana mereka total telah mencetak 33 gol dan hanya kebobolan 7 kali dari tujuh laga awal musim ini.
Konsistensi luar biasa ini mengirimkan sinyal ancaman serius bagi para pesaing domestik maupun di kancah Eropa.
Sebelum pesta gol ini, rekor kemenangan beruntun terbaik Barcelona di awal musim hanya menyentuh angka enam laga, yang pernah tercatat pada tahun 1929-30, 1960-61, dan 2018-19. Kini, rekor tersebut resmi terpecahkan. Raphinha sendiri tampil sebagai bintang lapangan dengan tambahan koleksi golnya menjadi sembilan gol hanya dalam enam pertandingan liga.
Di balik pesta kemenangan tersebut, laga juga diwarnai drama tersendiri. Wonderkid Lamine Yamal sempat mengalami momen sial setelah golnya dianulir karena offside, gagal mengeksekusi penalti, dan tendangannya membentur tiang gawang sebelum akhirnya sukses mencatatkan nama di papan skor jelang menit akhir.
Masalah minor juga menghampiri lini pertahanan ketika kiper utama Joan Garcia harus ditarik keluar pada babak pertama akibat cedera, yang kemudian digantikan oleh Wojciech Szczesny meski sempat melakukan blunder fatal berujung gol bagi Racing.
Dengan tren positif yang terus terjaga usai menghancurkan tim-tim seperti Elche, Rayo Vallecano, Valencia, hingga Feyenoord di Liga Champions, Barcelona bersiap menghadapi jadwal padat berikutnya.
Hansi Flick dituntut untuk terus menjaga konsistensi skuadnya sekaligus mengantisipasi masalah kebugaran pemain seperti cedera yang dialami Joan Garcia demi mempertahankan dominasi di puncak klasemen.












