Kemenangan ini penting karena medali emas pertama Brasil di Olimpiade Musim Dingin, medali pertama untuk Amerika Selatan sepanjang sejarah ajang ini dan bukti bahwa dominasi Eropa dalam ski alpine bisa dipatahkan.
Prestasi ini membuka babak baru bagi olahraga musim dingin di kawasan tropis dan menjadi simbol globalisasi cabang ski alpen.
Pada putaran pertama, Braathen masih berada di posisi kompetitif namun belum memimpin. Di putaran kedua, ia tampil lebih agresif, menjaga keseimbangan sempurna di tikungan teknis dan memaksimalkan kecepatan di sektor akhir lintasan.
Saat waktu finis muncul di papan skor, ia unggul tipis atas Odermatt cukup untuk memastikan emas bersejarah.
Dalam upacara penyerahan medali, Braathen berdiri di podium tertinggi diapit oleh Odermatt dan Meillard. Ia mencium medali emasnya dengan mata berkaca-kaca, sementara para pendukung Brasil bersorak bangga.
Momen tersebut langsung menjadi salah satu ikon paling berkesan di Olimpiade Musim Dingin 2026.
(apnews)












