PeduliPeristiwa

Idul Fitri di Kiwirok, Peran Krusial Satgas Damai Cartenz 2026 Jaga Harapan Warga

16
×

Idul Fitri di Kiwirok, Peran Krusial Satgas Damai Cartenz 2026 Jaga Harapan Warga

Share this article
Idul Fitri di Kiwirok, Peran Krusial Satgas Damai Cartenz 2026 Jaga Harapan Warga, foto:(humas.polri)

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa upaya yang dilakukan aparat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata, tetapi juga pada penguatan nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Upaya yang kami lakukan bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat hidup dalam suasana yang aman, penuh kebersamaan, dan saling melindungi satu sama lain. Stabilitas yang dibangun bukan hanya soal situasi yang kondusif, tetapi juga tentang bagaimana kepercayaan dan rasa persaudaraan di tengah masyarakat dapat tumbuh dan terjaga,” ujar Irjen Faizal.

Pendekatan yang dilakukan tidak semata berfokus pada penindakan, tetapi juga perlindungan masyarakat.

Di sejumlah titik, kehadiran aparat mulai memberikan ruang bagi warga untuk kembali beraktivitas. Anak-anak perlahan kembali berani bersekolah, interaksi sosial mulai pulih, dan aktivitas ekonomi kecil kembali bergerak.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menyampaikan bahwa pendekatan yang dilakukan di lapangan mengedepankan keseimbangan antara penegakan hukum dan pendekatan humanis.

“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat agar dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal. Melalui pendekatan yang humanis, kami berupaya membangun komunikasi, mendengar kebutuhan masyarakat, serta memastikan setiap langkah yang diambil benar-benar memberikan perlindungan dan manfaat nyata,” jelasnya.

Selain itu, pendekatan humanis juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Aparat berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta membangun kepercayaan.

Hal ini dinilai penting karena stabilitas jangka panjang tidak hanya dibangun melalui kekuatan, tetapi juga melalui hubungan yang sehat antara negara dan masyarakat.