Scroll untuk baca Berita
Call Us banner 325x300
ArtisFilmPeristiwa

Julia Roberts Picu Kontroversi di Venesia Lewat Film #MeToo ‘After the Hunt’

15
×

Julia Roberts Picu Kontroversi di Venesia Lewat Film #MeToo ‘After the Hunt’

Share this article
Julia Roberts Picu Kontroversi di Venesia Lewat Film MeToo After the Hunt, foto:(ap)

Seketika.com, Film – Julia Roberts kembali mencuri perhatian publik lewat penampilannya dalam film terbaru “After the Hunt”, garapan sutradara visioner Luca Guadagnino. Diputar perdana pada Festival Film Venesia 2025, film ini langsung memicu diskusi hangat karena temanya yang menyentuh isu sensitif seperti tuduhan pelanggaran dan implikasinya terhadap gerakan feminis serta warisan gerakan #MeToo.

Dalam film ini, Julia Roberts memerankan seorang profesor filsafat yang dihormati di lingkungan akademik.

Konflik dimulai saat muridnya (diperankan oleh Ayo Edebiri) menuduh seorang kolega laki-laki (diperankan Andrew Garfield) telah melewati batas.

Disutradarai Guadagnino dan ditulis oleh Nora Garrett, “After the Hunt” menyuguhkan narasi kompleks tanpa solusi instan, mencerminkan realitas yang sering kali tidak hitam-putih.

Selama konferensi pers di Venesia, Roberts dan Guadagnino menghadapi pertanyaan kritis, termasuk apakah film ini justru melemahkan gerakan feminis.

Roberts menanggapi dengan menyatakan bahwa film ini bukan untuk membenturkan perempuan satu sama lain, melainkan untuk memancing percakapan dan refleksi mendalam.