PeristiwaReligi

Lebaran 2026, Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal Jatuh pada 20 Maret

29
×

Lebaran 2026, Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal Jatuh pada 20 Maret

Share this article
Lebaran 2026, Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal Jatuh pada 20 Maret, foto:(dok.muhammadiyah)

Seketika.com, Jakarta – Penetapan awal bulan Syawal 1447 H tahun ini merujuk pada keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah tentang Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Berdasarkan kriteria kalender tersebut, 1 Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada Jumat Legi, 20 Maret 2026 M.

KHGT merupakan sistem kalender hijriah yang dirancang untuk menyatukan penentuan awal bulan Islam secara global. Dalam sistem ini, bumi dipandang sebagai satu kesatuan matlak sehingga awal bulan berlaku serentak bagi seluruh dunia.

Dengan pendekatan ini, awal bulan tidak lagi bergantung pada batas wilayah tertentu, tetapi pada terpenuhinya parameter astronomis di salah satu tempat di dunia.

Ada beberapa kriteria yang digunakan dalam KHGT, di antaranya:

Pertama, seluruh dunia dianggap sebagai satu kesatuan matlak sehingga bulan baru dimulai secara bersamaan.

Kedua, bulan baru dimulai apabila sebelum pukul 24.00 UTC di suatu tempat di dunia telah terpenuhi parameter elongasi minimal 8 derajat dan tinggi hilal minimal 5 derajat pada saat matahari terbenam.

Ketiga, apabila kriteria tersebut baru terpenuhi setelah pukul 24.00 UTC, maka bulan baru tetap dimulai dengan syarat parameter tersebut terjadi di daratan Benua Amerika dan peristiwa ijtimak berlangsung sebelum fajar di Selandia Baru.

Data astronomis menunjukkan bahwa kriteria tersebut telah terpenuhi untuk bulan Syawal 1447 H.