Scroll untuk baca Berita
Call Us banner 325x300
SmartphoneTeknologi

Nokia Perkenalkan Teknologi Panggilan Imersif 3D

125
×

Nokia Perkenalkan Teknologi Panggilan Imersif 3D

Share this article
Nokia Perkenalkan Teknologi Panggilan Imersif 3D

Seketika.com, Jakarta – CEO Nokia, Pekka Lundmark, baru-baru ini melakukan panggilan telepon menggunakan teknologi terbaru yang disebut “audio dan video imersif”. Teknologi ini menjanjikan peningkatan signifikan dalam kualitas panggilan dengan menambahkan efek tiga dimensi untuk pengalaman mendengarkan yang lebih realistis dan imersif.

Dalam demonstrasi yang dilakukan dengan Stefan Lindström, Duta Besar Digitalisasi dan Teknologi Baru Finlandia, Lundmark menunjukkan bagaimana teknologi ini dapat mengubah cara kita berkomunikasi. Menurut perusahaan, teknologi panggilan imersif ini memungkinkan pengguna tidak hanya mendengar suara dari ujung lain, tetapi juga memvisualisasikan lingkungan di mana pembicara berada.

“Ini adalah lompatan terbesar dalam pengalaman panggilan suara langsung sejak pengenalan audio telepon monofonik yang digunakan di smartphone dan PC saat ini,” kata Jenni Lukander, presiden Nokia.

Nokia mengharapkan teknologi panggilan 3D terbaru mereka segera menjadi standar industri. Oleh karena itu, mereka mendorong penyedia jaringan, produsen chipset, dan produsen handset untuk mengadopsi dan mengimplementasikan teknologi ini dalam produk mereka.

Teknologi ini menawarkan peningkatan kualitas panggilan dengan efek tiga dimensi, memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih realistis dibandingkan dengan sistem monofonik yang masih banyak digunakan saat ini.

Tidak seperti Project Starline dari Google yang memiliki persyaratan lebih banyak, teknologi panggilan imersif Nokia membutuhkan perangkat keras yang lebih sedikit, membuatnya lebih mudah untuk diimplementasikan pada perangkat yang sudah ada.

Salah satu keunggulan besar dari teknologi baru ini adalah bahwa efek 3D dapat dirasakan tanpa perlu perangkat audio khusus. Pengaturan mikrofon stereo yang sudah ada di hampir semua smartphone terbaru cukup untuk menciptakan efek imersif.