BolaPeristiwa

Persija Kalah dari Dewa United 1-2, Rizky Ridho Kecewa dan Soroti Kesalahan Tim

36
×

Persija Kalah dari Dewa United 1-2, Rizky Ridho Kecewa dan Soroti Kesalahan Tim

Share this article
Persija Kalah dari Dewa United 1-2, Rizky Ridho Kecewa dan Soroti Kesalahan Tim, dewa united vs persija jakarta, foto:(rizkyridhoramadhani)

Seketika.com, Bola – Persija Jakarta gagal membawa pulang poin saat menghadapi Dewa United dalam lanjutan pekan kedelapan Super League 2026/2027.

Bermain di Banten International Stadium (BIS), Sabtu (31/10/2026), Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor akhir 1-2.

Kekalahan ini terasa mengecewakan bagi Persija karena mereka sempat memimpin lebih dahulu melalui gol cepat Rayhan Hannan pada menit keempat.

Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir.

Hasil negatif melawan Dewa United menjadi pukulan bagi Persija yang sebelumnya memiliki kesempatan memperlebar jarak dengan para pesaing di papan atas.

Pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengakui bahwa timnya gagal memanfaatkan peluang yang tersedia. Selain itu, kesalahan operan atau passing juga menjadi salah satu persoalan yang membuat permainan Persija tidak berjalan maksimal.

Menurut Shin, kekalahan tersebut lebih banyak disebabkan oleh kesalahan yang dilakukan para pemainnya sendiri.

Ia mengingatkan bahwa Persija tidak boleh merasa nyaman dengan posisi di klasemen. Apalagi, persaingan di papan atas semakin ketat setelah Dewa United berhasil memangkas selisih poin.

Sebelumnya, kedua tim memiliki jarak empat poin. Kini, selisih tersebut hanya tersisa satu angka.

Persija memulai pertandingan dengan cukup menjanjikan.

Pada menit keempat, Rayhan Hannan sukses membuka keunggulan setelah menerima umpan matang dari Alexander Jeremejeff.

Berada dalam posisi cukup bebas, Hannan mampu menyelesaikan peluang tersebut melalui sepakan kaki kanan yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Dewa United.

Gol cepat itu membuat Persija berada di atas angin.

Keunggulan Persija tidak bertahan hingga babak pertama selesai.

Dewa United berhasil menemukan gol penyeimbang melalui Denilson Pereira Junior pada menit ke-42.

Gol tersebut bermula dari situasi tendangan bebas yang gagal diantisipasi dengan baik oleh lini pertahanan Macan Kemayoran.

Kedua tim pun memasuki ruang ganti dengan kedudukan imbang 1-1.

Memasuki babak kedua, Persija masih berusaha memberikan tekanan kepada tuan rumah.

Namun, perjuangan mereka semakin berat setelah Dony Tri Pamungkas menerima kartu kuning kedua pada menit ke-66.

Persija terpaksa melanjutkan pertandingan dengan hanya 10 pemain.

Kondisi tersebut membuat upaya Macan Kemayoran untuk mengembangkan permainan menjadi semakin sulit.

Keunggulan jumlah pemain akhirnya mampu dimanfaatkan Dewa United.

Taisei Marukawa mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-85 sekaligus mengubah skor menjadi 2-1.

Persija tidak mampu mencetak gol balasan hingga wasit meniup peluit panjang.

Hasil tersebut memastikan tiga poin menjadi milik Dewa United.

Kapten Persija, Rizky Ridho, tidak menutupi kekecewaannya setelah timnya gagal mendapatkan hasil positif.

Ia sepakat dengan evaluasi Shin Tae-yong mengenai banyaknya kesalahan operan yang dilakukan para pemain sepanjang pertandingan.

Ridho bahkan mengakui bahwa dirinya juga melakukan sejumlah kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.

Menurutnya, kekalahan ini harus menjadi bahan pembelajaran agar Persija bisa tampil lebih disiplin dan fokus pada pertandingan berikutnya.

Ia berharap seluruh pemain segera melakukan introspeksi supaya kesalahan serupa tidak kembali terulang.

Setelah kekalahan dari Dewa United, Persija harus segera mengalihkan perhatian ke agenda pertandingan selanjutnya.

Macan Kemayoran dijadwalkan menghadapi PSMS Medan dalam ajang League Cup.

Selain itu, pertandingan melawan Persebaya pada pekan kesembilan Super League juga menjadi perhatian penting bagi Rizky Ridho dan rekan-rekannya.

Ridho menegaskan bahwa tim harus segera melakukan evaluasi agar bisa kembali mendapatkan kemenangan.

Persija tentu membutuhkan respons positif setelah kehilangan poin penting dalam persaingan papan atas.