Hingga Februari 2026, luas penanaman jagung nasional tercatat mencapai 135.723 hektare sebagai bagian dari target pengembangan hingga 1 juta hektare guna mendorong produksi jagung nasional melampaui 4 juta ton pada tahun ini.
Implementasi program tersebut juga terlihat di sejumlah daerah, salah satunya di wilayah Polda Jawa Barat.
Di wilayah ini, dukungan kepada petani binaan tidak hanya dilakukan melalui modernisasi alat mesin pertanian, tetapi juga melalui akses pembiayaan dari bank-bank Himbara.
Sebanyak 215 petani yang tergabung dalam 44 kelompok tani menerima bantuan alat dan mesin pertanian berupa hand tractor, pompa air, dan hand sprayer untuk meningkatkan efisiensi kerja dan produktivitas hasil panen.
Selain itu, para petani juga difasilitasi memperoleh pinjaman modal usaha berbunga rendah melalui skema KUR, sehingga kebutuhan bibit, pupuk, hingga sarana produksi pertanian dapat terpenuhi tanpa bergantung pada tengkulak maupun praktik pinjaman rentenir.












