Seketika.com, Bola – Pelatih kepala Manchester United, Ruben Amorim, melontarkan pernyataan tegas sekaligus membingungkan usai laga Leeds United vs Manchester United yang berakhir imbang 1-1 pada pekan lanjutan Liga Premier Inggris, Minggu (4/1/2026), di Elland Road.
Dalam konferensi pers pascapertandingan, Amorim menegaskan posisinya di Old Trafford dan membantah spekulasi pengunduran diri di tengah sorotan tajam terhadap performa dan taktiknya.
“Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan sekadar pelatih,” ujar Amorim.
“Saya akan bertahan selama 18 bulan atau sampai dewan memutuskan sebaliknya. Saya tidak akan berhenti.”
Amorim direkrut pada November 2024 sebagai pelatih kepala, namun ia menolak label tersebut dan berulang kali menyebut dirinya sebagai manajer penuh Manchester United.
Pernyataan itu muncul di pekan yang sama ketika laporan internal menyebut sejumlah petinggi klub mulai mempertanyakan pendekatan taktiknya.
Musim lalu, Amorim bahkan sempat meminta maaf kepada suporter setelah United finis di peringkat ke-15, posisi terburuk klub sepanjang era Premier League, disertai rekor negatif berupa jumlah kekalahan dan poin terendah.
Ia juga menyinggung masa depan klub pasca kontraknya yang berakhir pada 2027.












