Seketika.com, Jakarta – Tren lari yang semakin populer di masyarakat ikut menciptakan peluang baru di sektor industri olahraga. Fenomena tersebut menjadi salah satu konteks yang diangkat dalam Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 melalui Sport Industry Expo.
Expo ini menghadirkan berbagai tenant olahraga dan memperlihatkan bagaimana kebutuhan masyarakat terhadap gaya hidup aktif dapat berkembang menjadi ekosistem bisnis yang lebih luas.
Lari semakin menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia. Aktivitas ini dilakukan bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga sebagai sarana rekreasi, membangun relasi, hingga membentuk gaya hidup.
Meningkatnya minat terhadap olahraga lari kemudian memunculkan kebutuhan baru. Sepatu, apparel olahraga, smartwatch, perangkat wearable, hingga berbagai perlengkapan latihan menjadi bagian dari ekosistem yang ikut berkembang.
Fenomena tersebut mendapat ruang dalam Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 lewat Sport Industry Expo. Ajang ini mempertemukan masyarakat dengan pelaku industri yang menyediakan berbagai produk pendukung aktivitas olahraga.
Popularitas lari memberikan dampak yang lebih luas daripada sekadar bertambahnya jumlah orang yang berolahraga.
Ketika komunitas dan event lari tumbuh, semakin banyak sektor yang ikut mendapatkan peluang. Penyelenggara acara, tenaga medis, penyedia perlengkapan, fotografer, hingga pelaku UMKM dapat terlibat dalam satu ekosistem kegiatan olahraga.
Event lari yang digelar di daerah juga berpotensi memberikan efek lanjutan bagi sektor pariwisata. Peserta dan pendamping membutuhkan akomodasi, transportasi, makanan, serta dapat mengunjungi destinasi wisata di sekitar lokasi kegiatan.
Artinya, perkembangan olahraga dapat bersinggungan dengan ekonomi kreatif, UMKM, pariwisata, komunitas, dan penciptaan lapangan pekerjaan.
Ruang publik kini menjadi salah satu tempat masyarakat melakukan aktivitas lari, baik secara individu maupun bersama komunitas.
Kemudahan menjadi salah satu alasan olahraga ini dapat diterima berbagai kalangan. Lari tidak membutuhkan fasilitas khusus dan intensitasnya dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
Meningkatnya jumlah pelari menciptakan permintaan terhadap berbagai produk. Kebutuhan tersebut mencakup sepatu, pakaian olahraga, smartwatch, perangkat wearable, dan perlengkapan lain yang menunjang aktivitas latihan.
Dengan demikian, pertumbuhan minat olahraga turut menciptakan ruang bagi pelaku usaha untuk menawarkan produk dan layanan yang relevan.
Komunitas lari serta penyelenggaraan event menjadi bagian penting dari perkembangan tersebut.
Sebuah event olahraga melibatkan lebih banyak pihak daripada sekadar peserta dan penyelenggara. Ada kebutuhan terhadap layanan medis, perlengkapan, dokumentasi, serta berbagai usaha pendukung.
Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 membawa perspektif yang lebih luas mengenai olahraga melalui Sport Industry Expo.
Expo tersebut menyediakan ruang bagi masyarakat untuk melihat berbagai produk dan kebutuhan olahraga secara lebih dekat, mulai dari apparel dan perlengkapan olahraga hingga smartwatch serta perangkat pendukung aktivitas fisik.
ISS 2026 menempatkan olahraga bukan hanya sebagai persoalan pertandingan dan prestasi.
Pertumbuhan aktivitas olahraga di masyarakat menunjukkan adanya ekosistem yang mencakup bisnis, komunitas, event, ekonomi kreatif, hingga sektor pariwisata.
Perkembangan tren olahraga membuka peluang bagi semakin banyak pihak untuk terlibat dalam industri olahraga Indonesia.
Melalui ISS 2026, perspektif tersebut diperkuat dengan pendekatan beyond the game, melihat olahraga sebagai ekosistem yang mencakup gaya hidup sekaligus aktivitas ekonomi.
Sport Industry Expo menjadi salah satu gambaran bagaimana perubahan kebiasaan masyarakat dapat menciptakan kebutuhan baru dan pada akhirnya membuka peluang bagi berbagai sektor usaha.













