Salah satu contoh sukses wirausaha perempuan adalah Novita Hermawan, pemilik usaha Agrominafiber Handicraft asal Kebumen.
Agrominafiber memproduksi home decor dari serat alam seperti eceng gondok dan pelepah pisang yang kini telah rutin diekspor ke Amerika Serikat.
“Ini kali kedua saya diajak Pertamina ke INACRAFT. Dampaknya sangat nyata pada networking, branding, hingga omzet kami. Pertamina benar-benar hadir memberikan dukungan nyata bagi kami pelaku usaha kecil,” ungkap Novita.
Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, saat membuka acara menyatakan bahwa INACRAFT adalah ruang strategis di mana tradisi bertemu inovasi.
Tema yang diusung pada Inacraft 2026 ini menjadi refleksi akan peran strategis perempuan dalam subsektor kriya tanah air. Subsektor kriya memiliki posisi yang sangat strategis bagi perkembangan ekonomi Indonesia.
Data BPS tahun 2025 menunjukkan subsektor kriya merupakan kontributor ekspor terbesar kedua di ekonomi kreatif Indonesia dengan nilai 12,03 miliar USD (Januari-November 2025).
“Capaian ini menunjukkan bahwa kriya bukan hanya ekspresi budaya, tetapi penggerak perdagangan dan nilai tambah ekonomi nasional,” pungkasnya.
(pertamina)












