Seketika.com, Internasional – Semangat perdamaian tak surut meski bahaya menghadang. Sekelompok biksu Buddha tetap melanjutkan perjalanan jalan kaki lintas Amerika Serikat menuju Washington, DC, meskipun dua anggotanya terluka setelah kendaraan pengawal mereka ditabrak truk di Texas.
Perjalanan spiritual dan aksi damai ini dimulai pada 26 Oktober dari Fort Worth, Texas.
Hingga kini, sekitar dua lusin biksu telah menempuh ribuan kilometer dan mencapai Georgia, sebagai bagian dari misi berjalan kaki melintasi 10 negara bagian untuk menyuarakan perdamaian dan welas asih.
Pada hari ke-66 perjalanan, Selasa (30/12/2025), rombongan melanjutkan langkah dari Morrow menuju Decatur, di kawasan timur Atlanta.
Mereka juga mengundang masyarakat untuk menghadiri Pertemuan Perdamaian yang digelar di Decatur pada sore hari sebagai bentuk keterbukaan dan ajakan dialog lintas komunitas.
Selain para biksu, perjalanan ini turut ditemani seekor anjing bernama Aloka, yang menjadi simbol harapan dan kesetiaan.
Nama Aloka berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti pencerahan. Kehadirannya bahkan memiliki tagar populer tersendiri di media sosial, #AlokathePeaceDog.







