OlahragaPemerintahan

Prabowo Tegaskan Pencak Silat Bukan Sekadar Bela Diri: Ini Kunci Jati Diri Bangsa Indonesia

31
×

Prabowo Tegaskan Pencak Silat Bukan Sekadar Bela Diri: Ini Kunci Jati Diri Bangsa Indonesia

Share this article
Prabowo Tegaskan Pencak Silat Bukan Sekadar Bela Diri Ini Kunci Jati Diri Bangsa Indonesia, foto:(BPMI Setpres)

Seketika.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan cerminan jati diri dan karakter bangsa Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Sabtu, 11 April 2026.

Menurut Presiden, pencak silat merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya bangsa yang mengandung nilai-nilai luhur, seperti keberanian, kehormatan, kerendahan hati, serta komitmen untuk membela kebenaran dan keadilan.

“Pencak silat itu bagian dari budaya kita dan pencak silat itu bagian daripada ilmu kesatria,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo menekankan bahwa seorang pendekar tidak hanya dituntut kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kekuatan jiwa, akhlak, dan keimanan.

Ia mengingatkan bahwa semakin tinggi ilmu seseorang, semakin besar pula tuntutan untuk bersikap rendah hati.

“Ajaran guru-guru kita semakin berisi, semakin menunduk. Ilmu kita adalah demikian. Kerendahan hati, bukan kerendahan diri. Kita hormat, sopan, santun, itu adalah budaya kita. Kesatria, pendekar, selalu membela kebenaran, selalu membela yang lemah, selalu membela yang tertindas, selalu membela keadilan, selalu membela kebenaran,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyoroti pentingnya kebanggaan terhadap budaya sendiri di tengah arus globalisasi.