Seketika.com, Bola – Manchester City sukses menaklukkan Arsenal dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-33 Premier League yang berlangsung di Stadion Etihad, Minggu (19/4/2026) malam WIB. Kemenangan ini membuat persaingan gelar juara Liga Inggris semakin memanas.
Pertandingan berlangsung sengit dengan kedua tim saling menekan sejak awal. Manchester City membuka keunggulan melalui Rayan Cherki, sebelum Arsenal sempat menyamakan kedudukan akibat blunder kiper Gianluigi Donnarumma.
Namun, City akhirnya memastikan kemenangan 2-1 lewat gol penentu di babak kedua.
Duel ini mempertemukan dua kandidat kuat juara, yakni Manchester City asuhan Pep Guardiola dan Arsenal yang dilatih Mikel Arteta.
Sejumlah pemain kunci seperti Rodri, Kai Havertz, dan Donnarumma menjadi sorotan dalam pertandingan ini.
Kemenangan ini membuat City memangkas jarak menjadi hanya tiga poin dari Arsenal di puncak klasemen, dengan satu laga lebih banyak.
Dengan tren tak terkalahkan sejak Januari, City kini disebut-sebut sebagai favorit baru juara.
City tampil dominan, namun sempat dikejutkan oleh kesalahan Donnarumma saat mengontrol bola. Kai Havertz berhasil memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol.
Arsenal bahkan nyaris berbalik unggul setelah dua kali membentur tiang melalui Gabriel Magalhaes dan Eberechi Eze, serta peluang emas Havertz di masa tambahan waktu.
Di sisi lain, Donnarumma menebus kesalahannya dengan penyelamatan penting di babak kedua yang menjaga keunggulan City.
Gelandang andalan City, Rodri, mengalami cedera pangkal paha dan harus ditarik keluar pada menit ke-88. Pep Guardiola menyatakan tim medis akan segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Absennya Rodri bisa menjadi pukulan besar bagi City dalam perburuan gelar.
Mikel Arteta tetap optimistis meski timnya kalah. Ia menegaskan para pemain Arsenal kini justru semakin yakin bisa meraih gelar.
“Saya percaya pada tim ini. Bahkan sekarang, mereka lebih yakin dari sebelumnya. Ini seperti liga baru, segalanya masih bisa terjadi,” ujar Arteta.
Sementara itu, Guardiola membela Donnarumma atas kesalahannya.
“Kesalahan Gigi adalah kesalahan kita bersama. Saya senang melihat rekan setimnya langsung mendukungnya,” kata Guardiola.












