Namun, sejak diberlakukannya kebijakan program sekolah gratis bagi SMA, SMK dan SKh swasta, persoalan itu langsung terurai.
Calon siswa yang mendaftar bisa memilih sekolah alternatifnya dengan fasilitas yang setara sekolah negeri.
“Program Sekolah Gratis SMA, SMK dan SKh swasta ini memberikan pemerataan pendidikan yang berkeadilan. Para orang tua tidak lagi perlu khawatir anaknya tidak diterima di sekolah negeri, karena mereka bisa sekolah di swasta dengan mendapatkan fasilitas yang setara dengan sekolah negeri,” jelasnya.
Selanjutnya, kebijakan Gubernur Andra Soni yang akan menempatkan kepala sekolah dan dewan guru sesuai dengan domisilinya masing-masing juga menjadi angin segar dalam tata kelola SDM di lingkungan sekolah.
Saat ini, menurut Mulyadi, banyak Kepala Sekolah yang bertugas di tempat yang jauh dari tempat tinggalnya.
Hal itu selain memakan waktu jarak tempuh, juga menyebabkan kurang efektif dalam menjalankan tugasnya.
“Kebijakan ini mendapat apresiasi dari seluruh masyarakat terutama para pendidik dan tenaga kependidikan di Provinsi Banten,” ujarnya.












