Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Lille terus menggempur, namun kiper Freiburg, Noah Atubolu, tampil gemilang dengan menggagalkan peluang emas Matias Fernandez-Pardo dalam situasi satu lawan satu.
Atubolu kembali menjadi mimpi buruk Lille setelah menepis sepakan Ngal’ayel Mukau dan Tiago Santos hanya berselang beberapa menit kemudian.
Titik balik laga terjadi pada menit ke-74. Gelandang Freiburg, Max Eggestein, diganjar kartu merah langsung usai melakukan pelanggaran keras.
Unggul jumlah pemain, Bruno Genesio langsung merespons dengan memasukkan Olivier Giroud untuk menambah daya gedor.
Drama memuncak di masa injury time. Aksi individu Fernandez-Pardo di dalam kotak penalti dihentikan secara ilegal oleh Irie, membuat wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Giroud yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakan tenang ke sudut gawang memastikan skor berubah menjadi 1-0 dan mengunci kemenangan Lille di hadapan pendukungnya sendiri.
Mengacu pada data resmi UEFA, kemenangan ini membawa Lille finis di peringkat ke-18 dengan 12 poin, cukup untuk mengamankan satu tempat di babak play-off Liga Europa.
Sementara itu, Freiburg tetap melaju langsung ke babak 16 besar meski menelan kekalahan. Klub asal Jerman tersebut finis di posisi ketujuh dengan koleksi 17 poin.












