“Jika ada yang harus bertanggung jawab, itu saya. Saya yang menentukan susunan pemain dan strategi.”
Albacete yang saat ini berada di peringkat ke-17 dari 22 tim divisi dua dan belum menang dalam lima laga terakhir justru tampil penuh determinasi.
Mereka unggul lebih dulu lewat Javier Villar pada menit ke-42 sebelum disamakan Franco Mastantuono di akhir babak pertama.
Betancor kembali membawa Albacete unggul pada menit ke-82 memanfaatkan kelengahan lini belakang Madrid.
“Inilah keajaiban sepak bola. Semua kerja keras kami terbayar hari ini,” kata Betancor penuh emosional.
Bek senior Madrid Dani Carvajal, yang masuk di babak kedua, mengakui performa tim jauh dari harapan.
“Kami tidak sedang berada di momen terbaik. Para penggemar pantas mendapatkan permintaan maaf. Semua harus memberikan lebih,” ujarnya.












