Hal sama juga dirasakan oleh UMKM Agrominafiber yang mendapatkan buyer dari Argentina dan Jepang.
Hingga hari ke-3 gelaran INACRAFT, transaksi UMKM binaan Pertamina sudah mencapai Rp7,5 miliar, terdiri dari transaksi retail Rp3,8 miliar dan komitmen buyer Rp3,7 miliar.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan keberhasilan pembinaan UMKM yang dijalankan Pertamina secara konsisten.
“Inacraft merupakan etalase strategis bagi UMKM binaan Pertamina untuk memperluas pasar dan membangun kepercayaan buyer global. Kami mendorong UMKM untuk tidak hanya mencetak penjualan, tetapi juga membangun keberlanjutan usaha agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar internasional,” ujar Baron.
Keikutsertaan UMKM binaan Pertamina dalam Inacraft 2026 menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional, memperluas akses pasar global, serta menjadikan UMKM sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.
(pertamina)












