Pelatih asal Brasil itu mengakui perubahan strategi di babak kedua sempat membuat Persija tampil lebih dominan.
“Di babak kedua saya mengganti posisi Maxwell dengan Alaeddine Ajaraie. Kami meningkat cukup banyak dan menguasai permainan sepenuhnya. Namun, kami kurang baik saat menyerang sambil bertahan, dan itu dimanfaatkan Arema lewat serangan balik,” tambahnya.
Sementara itu, pemain Persija Dony Tri Pamungkas menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh menjadi harga mati agar tim segera bangkit.
“Semua pemain sudah bekerja keras dan ini memang bukan hasil yang kami inginkan. Kami harus terus bergerak maju, mengevaluasi apa yang perlu diperbaiki, dan fokus ke pertandingan selanjutnya,” kata Dony.
(persija)












