Riekerink juga mengungkapkan bahwa timnya hanya memiliki waktu dua hari untuk mempersiapkan pertandingan melawan Persija.
“Kami hanya memiliki dua hari untuk persiapan. Pada hari pertama bahkan tidak bisa berlatih, dan baru hari berikutnya kami membahas bagaimana Persija bermain dan mencoba menerapkannya dalam latihan,” jelasnya.
Ia menilai para pemain menunjukkan karakter kuat dengan mampu bangkit secara mental dalam waktu singkat.
“Bagi saya, yang paling penting adalah bagaimana tim ini mampu bangkit. Saya melihat tim yang disiplin, bermain dengan rencana yang jelas, dan menunjukkan semangat kebersamaan,” tegasnya.
Riekerink menambahkan bahwa pesan tersebut juga ia sampaikan langsung kepada para pemain di ruang ganti setelah pertandingan.
“Sepak bola adalah tentang tim. Kebersamaan sering menjadi kunci untuk memenangkan pertandingan. Mungkin kami tidak menang, tetapi para pemain telah menunjukkan kemenangan mereka sendiri,” pungkasnya.












