Dua penalti terakhir dicetak oleh Esmir Bajraktarević dan Kerim Alajbegović. Menariknya, total usia keduanya bahkan lebih muda satu tahun dibandingkan usia Džeko.
Alajbegović sendiri baru berusia 18 tahun bahkan belum lahir ketika Džeko melakukan debut internasionalnya pada 2007.
Di kubu Italia, dua penendang gagal menjalankan tugasnya, termasuk kegagalan menaklukkan kiper Bosnia.
Gianluigi Donnarumma pun tak mampu membendung laju bola pada penalti penentu yang memastikan kemenangan Bosnia.
Gol terakhir Bajraktarević yang lolos di bawah tangan Donnarumma langsung memicu euforia di Stadion Bilino Polje yang penuh sesak.
Usai pertandingan, suasana haru menyelimuti tim Bosnia. Bek Nikola Katić bahkan mengaku tak kuasa menahan air mata.
“Ini kebanggaan luar biasa. Saya belum pernah menangis setelah pertandingan, tapi kali ini berbeda,” ujarnya.
Džeko sendiri terlihat tetap menunjukkan jiwa kepemimpinannya dengan menyapa pemain Italia, termasuk mantan rekan setimnya di klub Serie A, sebelum merayakan kemenangan bersama keluarga dan suporter.












