Salah satu usulan adalah memainkan pertandingan di Santiago Bernabéu Stadium, Madrid, dengan pembagian suporter 50:50.
Menurut UEFA, stadion tersebut dinilai mampu menghadirkan atmosfer kelas dunia untuk pertandingan prestisius tersebut. Namun usulan tersebut ditolak oleh Asosiasi Sepak Bola Argentina.
Opsi lain yang juga sempat dibahas adalah menggelar pertandingan dalam dua leg satu di Madrid pada 27 Maret dan satu lagi di Buenos Aires sebelum turnamen kontinental 2028. Namun skema tersebut juga tidak mencapai kesepakatan.
Menurut pernyataan CONMEBOL, UEFA sebenarnya sempat menawarkan alternatif venue di Italia pada 27 Maret.
Namun federasi Argentina meminta pertandingan digelar pada 31 Maret.
“Sayangnya, UEFA menyatakan tanggal tersebut tidak memungkinkan, sehingga Finalissima akhirnya dibatalkan,” kata CONMEBOL dalam pernyataannya.
Jika digelar sesuai rencana, pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Lusail arena yang terkenal sebagai lokasi final Piala Dunia FIFA 2022.
Di stadion yang sama, Argentina menjuarai turnamen setelah mengalahkan Tim Nasional Prancis lewat adu penalti dalam laga dramatis 3-3. Pada pertandingan itu, Lionel Messi mencetak dua gol, sementara Kylian Mbappé mencetak hat-trick.












