Gaya HidupPemerintahan

Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Musik sebagai Kekuatan Persatuan dan Ekonomi Kreatif di Hari Musik Nasional 2026

8
×

Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Musik sebagai Kekuatan Persatuan dan Ekonomi Kreatif di Hari Musik Nasional 2026

Share this article
Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Musik sebagai Kekuatan Persatuan dan Ekonomi Kreatif di Hari Musik Nasional 2026, foto:(bantenprov)

Salah satunya adalah usulan pemberian nama tokoh nasional sekaligus pencipta lagu kebangsaan, Wage Rudolf Supratman, sebagai nama ruas jalan di wilayah Banten.

​Ketua Umum DPP PAPPRI, Tony Wenas, yang turut hadir dalam acara tersebut menjelaskan bahwa Hari Musik Nasional adalah momentum untuk merawat identitas budaya dan memperkuat ekosistem musik nasional.

Ia mengingatkan bahwa penetapan hari besar ini merupakan buah perjuangan panjang insan musik tanah air.

​“Melalui Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013, tanggal 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional, bertepatan dengan hari lahir Wage Rudolf Supratman. Momentum ini penting untuk membangkitkan musikalitas sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia,” terang Tony.

​Tony menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam industri musik global, terlihat dari banyaknya musisi yang berkarier di tingkat internasional maupun diaspora musisi yang tersebar di mancanegara. Namun, ia menekankan pentingnya menghadapi tantangan di era digital.

​“Tantangan saat ini meliputi digitalisasi, distribusi global, perlindungan hak cipta, serta peningkatan kesejahteraan musisi. Kita harus memastikan hak-hak musisi terlindungi, termasuk soal royalti, agar musik Indonesia terus berkembang dan kompetitif di tingkat dunia,” tegasnya.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua PAPPRI Provinsi Banten, M. Faisal, menyatakan bahwa peringatan di Banten tidak sekadar bersifat seremonial.

PAPPRI Banten berkomitmen menjadikan musik sebagai salah satu penggerak ekonomi kreatif (ekraf) di daerah.

​“Kami ingin ekosistem musik di Banten menjadi lokomotif ekonomi kreatif, menghidupkan destinasi wisata, serta meningkatkan taraf hidup para seniman musik di wilayah ini,” pungkas Faisal.