Call Us banner
BisnisPemerintahan

Investasi Kota Bandung Rp6,4 Triliun, Ini Strategi Pemkot Kejar Target Rp12 Triliun

31
×

Investasi Kota Bandung Rp6,4 Triliun, Ini Strategi Pemkot Kejar Target Rp12 Triliun

Share this article
Investasi Kota Bandung Rp6,4 Triliun, Ini Strategi Pemkot Kejar Target Rp12 Triliun, foto:(jabarprov)

Seketika.com, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mencatat realisasi investasi Rp6,4 triliun semester I 2026 dan membidik Rp12 triliun hingga akhir tahun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung Eric Mohamad Atthauriq mengatakan capaian tersebut meningkat dari triwulan I menuju triwulan II.

“Alhamdulillah, tren realisasi investasi Kota Bandung relatif meningkat dari triwulan I ke triwulan II atau semester I. Posisi sekarang sekitar Rp6,4 triliun,” ujar Eric di Balai Kota Bandung 17/8/2026.

Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 82 persen dari total investasi tersebut.

Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang sekitar 15 persen dan menunjukkan peluang penguatan investasi internasional di Kota Bandung.

DPMPTSP menargetkan realisasi investasi 2026 sebesar Rp11,9 triliun dengan target optimistis mencapai Rp12 triliun.

“Target resminya Rp11,9 triliun. Tapi kemarin Pak Wali meminta, bisa tidak di Rp12 triliun? Nah, itu hidden target-nya,” katanya.

Pemkot Bandung mendorong investasi melalui trilogi investasi yang terdiri atas Bandung Investment Forum, Investor Day, dan Bandung Investment Summit.

Program tersebut kembali digelar 2026 dengan agenda Investor Day yang dijadwalkan berlangsung 19/8/2026.

“Di tahun 2026 ini kami kembali melaksanakan trilogi investasi. Rencananya tanggal 19 Agustus yang akan datang kami juga akan melaksanakan Investor Day,” jelas Eric.

DPMPTSP juga memangkas tahapan perizinan untuk mempercepat layanan pelaku usaha dan tenaga profesional di Kota Bandung.

Salah satunya penerbitan Surat Izin Praktik (SIP) tenaga kesehatan yang kini diproses melalui dua tahapan dari sebelumnya lima tahapan.

“Tadinya ada lima layer, sekarang kita persempit menjadi hanya dua layer saja. Ini salah satu upaya dalam rangka penyederhanaan perizinan,” ungkapnya.

Kementerian Investasi menilai pelayanan tersebut dengan memasukkan Kota Bandung dalam nominasi enam kota terbaik Indonesia untuk pelayanan terpadu satu pintu.

“Alhamdulillah, Kota Bandung masuk nominasi enam kota se-Indonesia terbaik untuk pelayanan terpadu satu pintu,” katanya.

Dari sisi sektor usaha, real estat menjadi salah satu sektor PMDN yang kembali menunjukkan pertumbuhan selama semester I 2026.

“Hal yang cukup mengejutkan, ternyata di semester I ini salah satu sektor PMDN yang mulai trennya kembali menggeliat adalah real estate,” ujarnya.

Eric menilai pertumbuhan tersebut menjadi sinyal positif bagi aktivitas ekonomi sekaligus peluang pembukaan kegiatan usaha dan lapangan ekonomi baru.

“Dengan berbagai inovasi dan juga percepatan pelayanan terpadu kita, ke depannya tren ekonomi Kota Bandung bisa lebih baik lagi,” tutur Eric.

Konektivitas udara juga dinilai dapat mendorong investasi setelah penerbangan kembali aktif di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung.

“Transportasi dan sarana perhubungan menjadi salah satu trigger untuk peningkatan perekonomian di Kota Bandung,” katanya.

Meningkatnya akses udara diperkirakan turut menggerakkan sektor kuliner, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memudahkan investor mengakses Kota Bandung.

“Sektor kuliner atau UMKM itu ikut menggeliat. Kedua, para investor juga akan lebih cepat, mudah datang, dan berkeliling ke Kota Bandung,” ujarnya.

Eric berharap konektivitas internasional Bandara Husein Sastranegara turut membuka peluang lebih besar bagi masuknya PMA ke Kota Bandung.

Pemkot Bandung optimistis penyederhanaan perizinan, konektivitas, dan promosi investasi mampu mendorong realisasi investasi hingga mencapai target akhir 2026.

“Kita berikhtiar karena salah satu kunci dari pencapaian target adalah adanya harapan dan adanya optimisme. Mudah-mudahan Bandung semakin baik lagi,” pungkasnya.