Seketika.com, Bola – Babak 32 besar Piala Dunia menghadirkan tiga pertandingan menarik pada Senin, 29 Juni. Brasil menghadapi Jepang, Jerman bertemu Paraguay, sementara Belanda melawan Maroko dalam laga yang diprediksi menjadi duel paling sengit di fase gugur. Seluruh pertandingan menjadi penentu langkah menuju babak 16 besar.
Babak gugur Piala Dunia resmi dimulai dengan pertandingan yang mempertemukan sejumlah tim unggulan.
Laga pertama mempertemukan Brasil melawan Jepang di Houston. Brasil datang sebagai juara Grup C, sedangkan Jepang lolos setelah finis sebagai runner-up Grup F.
Pertandingan berikutnya mempertemukan Jerman melawan Paraguay. Tim Panser tampil impresif selama fase grup dengan koleksi 10 gol, sementara Paraguay berhasil bangkit setelah sempat kalah pada laga pembuka.
Pada pertandingan penutup, Belanda menghadapi Maroko dalam duel dua tim penghuni 10 besar peringkat dunia. Laga ini diprediksi menjadi pertandingan paling kompetitif di babak 32 besar.
Seluruh pertandingan akan menentukan delapan tim yang melaju ke babak 16 besar.
Brasil berusaha menjaga status sebagai salah satu favorit juara. Namun Jepang datang dengan kepercayaan diri setelah pernah mengalahkan Brasil dalam laga persahabatan.
Jerman ingin mengakhiri penantian panjang kembali bersaing di fase gugur sejak menjadi juara dunia 2014.
Sementara itu, Belanda dan Maroko sama-sama membawa modal positif usai tampil konsisten di fase grup.
Brasil vs Jepang, Brasil unggul jauh dalam rekor pertemuan dengan 11 kemenangan.
Namun Jepang berhasil mencatat kemenangan bersejarah saat mengalahkan Brasil 3-2 dalam laga persahabatan setelah sempat tertinggal dua gol.
Pelatih Jepang Hajime Moriyasu menilai kemenangan tersebut justru akan membuat Brasil tampil lebih termotivasi.
“Mereka akan jauh lebih termotivasi untuk bermain melawan kami. Kami memperkirakan pertandingan akan berlangsung sangat intens,” kata Moriyasu.
Pemenang laga ini akan menghadapi pemenang Pantai Gading vs Norwegia pada babak berikutnya.
Jerman vs Paraguay, Jerman kembali tampil di fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada 2014.
Pelatih Julian Nagelsmann juga mencatat sejarah sebagai salah satu pelatih termuda yang memimpin tim di fase knockout.
Nagelsmann memperingatkan bahwa Paraguay merupakan lawan yang sulit ditembus.
“Mereka memainkan sepak bola yang sangat defensif. Ini akan menjadi pertandingan yang menuntut banyak dari kami.”
Paraguay diperkirakan kehilangan bek Omar Alderete karena cedera lutut.
Kapten Gustavo Gómez menegaskan timnya harus memanfaatkan setiap peluang.
“Pertandingan akan ditentukan oleh detail kecil.”
Pemenang akan menghadapi pemenang Prancis melawan Swedia.
Belanda vs Maroko, Pertandingan ini menjadi duel dengan peringkat FIFA tertinggi di babak 32 besar.
Belanda berstatus juara Grup F setelah tampil tanpa kekalahan.
Maroko melanjutkan performa impresif yang telah mereka tunjukkan sejak Piala Dunia 2022 dan datang dengan kepercayaan diri tinggi.
Kiper Yassine Bounou menegaskan timnya siap menghadapi pertandingan hingga adu penalti bila diperlukan.
“Kami siap menghadapi apa pun, baik 90 menit, 120 menit maupun adu penalti.”
Belanda belum pernah kalah dari wakil Afrika dalam enam pertandingan Piala Dunia sebelumnya.
Pemenang laga akan menghadapi Kanada pada babak 16 besar.












