Perusahaan tersebut sebelumnya sudah memiliki program pengembangan untuk siswa SMK, tetapi di tahun ini akan lebih fokus pada sertifikasi lulusan SMK.
“Kami sedang mapping anak-anak SMK kelas 12 untuk sertifikasi. Jadi, saat mereka melamar pekerjaan, mereka punya value lebih yang bisa ditawarkan ke industri,” terang Department Head Social Responsibility and Communication, PT United Tractors, Himawan Sutanto.
Himawan juga menyampaikan bahwa pola sertifikasi ini membuka peluang lebih besar untuk kebekerjaan luar negeri.
Hal tersebut dikarenakan industri teknik dan alat berat dibutuhkan di banyak negara. Selain itu, Himawan menilai bahwa satuan pendidikan pun harus menangkap potensi kerja sama dari industri.
Dengan kolaborasi kedua belah pihak, hal tersebut akan menyukseskan implementasi perjanjian kerja sama.
Senada dengan hal tersebut, PT Martha Beauty Gallery yang sudah aktif bersinergi di ranah kursus dan pelatihan menunjukan partisipasinya.
Menurut Direktur PT Martha Beauty Gallery, Wulan Maharani Tilaar, industri berperan penting dalam menjembatani antara sektor pendidikan dan kebutuhan dunia kerja/industri.












