Menurutnya, berbagai program ketenagakerjaan akan terus diperkuat agar semakin banyak warga yang memperoleh akses pekerjaan maupun peluang usaha.
Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja Kota Magelang mengungkapkan bahwa penurunan pengangguran didukung oleh sejumlah program strategis.
Program tersebut mencakup pelatihan kerja berbasis kebutuhan industri, pelatihan kewirausahaan, layanan penempatan tenaga kerja, hingga penyelenggaraan job fair secara berkala.
Selain itu, pengembangan UMKM dan penciptaan wirausaha baru turut berperan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan tren penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Magelang dalam tiga tahun terakhir.
Pada 2023, TPT tercatat sebesar 5,25 persen.
Angka tersebut turun menjadi 4,40 persen pada 2024.
Kemudian kembali menurun menjadi 4,31 persen pada 2025.
Penurunan berkelanjutan tersebut menunjukkan semakin banyak penduduk usia kerja yang terserap ke dalam dunia kerja.
Pemerintah Kota Magelang berkomitmen mempertahankan tren positif tersebut melalui penguatan kompetensi tenaga kerja, penciptaan lapangan kerja berkualitas, dan pengembangan ekonomi lokal yang inklusif.
Fokus berikutnya adalah memastikan kebutuhan industri dapat dipenuhi oleh tenaga kerja lokal sehingga penyerapan tenaga kerja terus meningkat.












