InternasionalKesehatanPemerintahan

Layanan Kesehatan Jemaah Haji Indonesia Diperkuat, Menhaj RI Gandeng Saudi German Hospital

27
×

Layanan Kesehatan Jemaah Haji Indonesia Diperkuat, Menhaj RI Gandeng Saudi German Hospital

Share this article
Layanan Kesehatan Jemaah Haji Indonesia Diperkuat, Menhaj RI Gandeng Saudi German Hospital, foto: (haji)

Pemerintah menilai koordinasi yang lebih intensif diperlukan agar jemaah tetap memperoleh layanan kesehatan terbaik tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah mereka.

Sementara itu, Direktur Saudi German Hospital, dr. Tamel El Damak, menyampaikan bahwa rumah sakitnya telah menangani 69 jemaah haji Indonesia pada gelombang pertama kedatangan di Madinah.

Seluruh pasien tersebut telah mendapatkan penanganan medis hingga kondisinya memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan menuju Makkah dan mengikuti rangkaian ibadah haji.

Pihak rumah sakit juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan koordinasi dengan perusahaan asuransi dan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

Ke depan, pemerintah Indonesia dan Saudi German Hospital akan memperkuat komunikasi operasional untuk meminimalkan hambatan dalam pelayanan pasien.

Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan sistem layanan kesehatan yang lebih cepat, terintegrasi, dan responsif bagi jemaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi.

Mengapa kerja sama dengan Saudi German Hospital penting?

Karena rumah sakit tersebut menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang menangani jemaah haji Indonesia di Madinah sehingga membantu memastikan pelayanan medis berjalan optimal.

Berapa jumlah pasien jemaah Indonesia yang sudah ditangani?

Sebanyak 69 pasien pada gelombang pertama kedatangan jemaah di Madinah telah mendapatkan penanganan medis.

Apa fokus utama penguatan kerja sama ini?

Peningkatan koordinasi rujukan pasien, pemulangan pasien, layanan medis khusus, serta dukungan kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji.

Siapa yang melakukan kunjungan ke Saudi German Hospital?

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf.