Seketika.com, Bola – Old Trafford memanas sesaat setelah peluit panjang dibunyikan. Darren Fletcher tak mampu menyembunyikan kemarahannya usai Manchester United dipermalukan Brighton & Hove Albion dengan skor 1-2 pada putaran ketiga Piala FA, Minggu (11/1/2026) malam WIB.
Kekalahan ini bukan hanya memastikan Setan Merah tersingkir lebih awal dari kompetisi tertua di dunia, tetapi juga memicu kontroversi besar terkait kepemimpinan wasit Simon Hooper.
Fletcher terlihat langsung menghampiri wasit utama dan asistennya di tengah lapangan. Protes keras yang ia layangkan berujung kartu kuning untuk sang pelatih interim.
Puncak amarah Fletcher tertuju pada keputusan wasit yang mengusir Shea Lacey, wonderkid Manchester United berusia 18 tahun.
Lacey menerima dua kartu kuning dalam rentang waktu singkat, keputusan yang dinilai Fletcher sangat tidak adil.
Ia menilai standar pelanggaran yang diterapkan wasit timpang sepanjang pertandingan, khususnya jika dibandingkan dengan pelanggaran keras yang dilakukan pemain Brighton namun luput dari hukuman serupa.
“Kartu kuning Shea Lacey itu konyol jika dibandingkan dengan pelanggaran yang kami terima sepanjang pertandingan. Keputusan itu menghancurkan mental pemain muda dan merusak alur laga,” semprot Fletcher.












