BolaPeristiwa

Manchester United Kalah dari Chelsea, Posisi Michael Carrick Makin Terancam!

35
×

Manchester United Kalah dari Chelsea, Posisi Michael Carrick Makin Terancam!

Share this article
Manchester United Kalah dari Chelsea, Posisi Michael Carrick Makin Terancam, foto:(ap)

Seketika.com, Bola – Krisis Manchester United semakin sulit dikendalikan. Kekalahan 0-2 dari Chelsea membuat posisi Michael Carrick sebagai manajer kembali menjadi sorotan.

Bertanding di Stamford Bridge, Manchester United sebenarnya sempat memperlihatkan permainan yang cukup menjanjikan. Namun, situasi berubah setelah Lisandro Martinez mendapatkan kartu merah dan Chelsea berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Dua gol Chelsea dicetak Morgan Rogers dan Cole Palmer pada babak kedua. Hasil tersebut membuat Manchester United semakin terpuruk dalam persaingan Liga Inggris.

Bagi Carrick, kekalahan ini menjadi pukulan tambahan di tengah tekanan yang sudah membesar akibat buruknya performa tim.

Kekalahan dari Chelsea bukan sekadar kehilangan tiga poin. Hasil tersebut semakin memperlihatkan masalah konsistensi yang sedang dialami Manchester United.

Menurut laporan BBC yang dikutip dalam sumber, Manchester United kini mencatatkan sembilan pertandingan tanpa kemenangan di seluruh kompetisi. Catatan tersebut menjadi rentetan terburuk klub sejak 1988.

Situasi di klasemen juga semakin mengkhawatirkan. Manchester United hanya mengoleksi satu kemenangan liga dalam sembilan pertandingan dan kini berada satu peringkat serta satu poin di atas zona degradasi.

Kondisi tersebut tentu menjadi alarm serius bagi klub yang memiliki sejarah panjang sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Inggris.

Tekanan terhadap Michael Carrick semakin meningkat setelah kekalahan di Stamford Bridge.

Sebelum pertandingan, Carrick sudah berada dalam situasi sulit. Kebijakan menangani tim dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya membuat masa depannya semakin menjadi bahan pembicaraan.

Dalam pertandingan melawan Chelsea, Carrick kembali memasukkan Bruno Fernandes ke dalam susunan pemain utama setelah sebelumnya mencadangkan sang kapten.

Namun, keputusan tersebut belum mampu memberikan hasil yang diharapkan.

Carrick mengakui bahwa pertandingan berjalan jauh dari rencana. Ia juga menilai kartu merah Martinez menjadi salah satu momen paling menentukan dalam kekalahan Manchester United.

Meski demikian, Carrick masih menunjukkan keyakinan terhadap kemampuan timnya. Ia bahkan menilai penampilan Manchester United pada babak pertama merupakan salah satu performa terbaik mereka dalam beberapa waktu terakhir.

Pada babak pertama, Manchester United dinilai mampu memperlihatkan permainan yang lebih mengalir dan berbahaya.

    Carrick melihat adanya perkembangan dalam cara tim membangun serangan. Namun, performa tersebut tidak mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir.

    Petaka Manchester United terjadi ketika Lisandro Martinez melakukan pelanggaran terhadap Wesley Fofana dalam situasi sepak pojok.

      Martinez melompat dengan posisi siku terangkat dan mengenai wajah pemain Chelsea tersebut.

      Setelah melalui pemeriksaan VAR, wasit mengonfirmasi pelanggaran itu. Martinez yang sebelumnya sudah mendapatkan kartu kuning akhirnya menerima kartu kuning kedua dalam rentang waktu empat menit.

      Bek asal Argentina tersebut harus meninggalkan lapangan dan Manchester United melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

      Chelsea mendapatkan hadiah penalti setelah insiden yang melibatkan Martinez dan Fofana.

        Cole Palmer menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Chelsea unggul pada menit ke-64.

        Gol tersebut semakin menyulitkan Manchester United yang sudah kehilangan satu pemain.

        Hasil akhir 2-0 memperpanjang periode buruk Manchester United.

          Carrick mengakui timnya mengalami situasi yang semakin sulit. Namun, ia tetap berharap bisa mempersiapkan skuad untuk pertandingan berikutnya.

          Manchester United selanjutnya dijadwalkan menghadapi Roma dalam pertandingan yang disebut sumber berlangsung di Liga Champions.

          Di tengah kesulitan Manchester United, Manchester City juga mengalami hasil mengecewakan.

          Tim asuhan Enzo Maresca tersebut harus menyerah 0-1 dari Brighton di Stadion Etihad. Gol kemenangan Brighton dicetak Yasin Ayari pada menit ke-11.

          Kekalahan tersebut menjadi hasil negatif kedua secara beruntun bagi Manchester City di kompetisi liga, setelah sebelumnya tumbang 1-2 dari Aston Villa.

          Hasil ini sekaligus mengakhiri rentetan tujuh pertandingan liga beruntun Erling Haaland yang selalu mencetak gol.

          Penyerang asal Norwegia tersebut sebelumnya sedang mengejar rekor Jamie Vardy sebagai pemain dengan rentetan pertandingan mencetak gol terpanjang di Liga Inggris.

          Kekalahan Manchester City juga membuka peluang bagi Arsenal untuk mengambil alih posisi puncak klasemen ketika menghadapi Liverpool.

          Sementara itu, Brighton justru semakin menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu tim kejutan musim ini.

          Kemenangan atas Manchester City membuat Brighton naik ke posisi ketiga klasemen dan hanya terpaut dua poin dari pemuncak.

          Manchester United kini menghadapi periode yang sangat menentukan.

          Dua pertandingan liga berikutnya melawan Aston Villa dan Liverpool berpotensi menjadi ujian berat bagi Michael Carrick dan anak asuhnya.

          Jika kembali kehilangan poin, posisi Manchester United di klasemen bisa semakin terancam.

          Carrick sendiri belum menunjukkan tanda-tanda ingin menyerah. Ia memilih fokus mempersiapkan pemain untuk pertandingan berikutnya daripada membicarakan spekulasi mengenai masa depannya.

          Namun, dengan rentetan hasil buruk yang terus berlanjut, tekanan terhadap manajemen klub untuk mengambil keputusan semakin besar.