Seketika.com, Jakarta – Shalat tahajud adalah salah satu shalat sunnah yang dianjurkan bagi umat Muslim. Berbeda dari shalat sunnah lainnya, tahajud dilakukan setelah bangun tidur di malam hari, dimulai setelah shalat Isya hingga menjelang fajar. Shalat ini memiliki keistimewaan karena dapat mendekatkan diri kepada Allah dan menjadi waktu mustajab untuk berdoa.
Shalat tahajud adalah ibadah sunnah malam yang dilakukan dengan jumlah rakaat fleksibel, biasanya dilakukan dua rakaat per salam. Tidak ada batasan jumlah, tetapi disarankan membaca salam setiap dua rakaat.
Shalat Tahajud Penting karena dapat mendekatkan diri kepada Allah, waktu mustajab untuk berdoa dan meningkatkan ketenangan dan kualitas spiritual.
Shalat ini di lakukan pada malam hari, setelah tidur dan sebelum fajar. Di rumah, masjid, atau tempat yang tenang dan bersih.
Setiap Muslim dewasa yang mampu dapat melakukan, Khusus bagi yang ingin memperkuat ibadah malam dan mendapatkan rahmat Allah.
Berikut panduan shalat tahajud lengkap dari niat hingga doa akhir:
1. Niat Shalat Tahajud
Niat dilakukan bersamaan dengan takbiratul ihram. Bacaan niat:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillahi ta‘ala.
Arti: “Aku sengaja shalat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
2. Doa Iftitah
Bacaan:
اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Allaahu akbar Kabiroo Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.
Artinya: “Allah Mahabesar, Mahasempurna kebesaran-Nya. Segala puji bagi Allah, pujian yang sebanyak-banyaknya. Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan petang. Kuhadapkan wajahku kepada zat yang telah menciptakan langit dan bumi dengan penuh ketulusan dan kepasrahan dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku semuanya untuk Allah, penguasa alam semesta. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan demikianlah aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang yang muslim.”







