PeristiwaReligi

Ramadan Datang Lagi! Ini Alasan Tanggalnya Selalu Berubah dan Kenapa Ada yang Puasa hingga 15,5 Jam

19
×

Ramadan Datang Lagi! Ini Alasan Tanggalnya Selalu Berubah dan Kenapa Ada yang Puasa hingga 15,5 Jam

Share this article
Ramadan Datang Lagi! Ini Alasan Tanggalnya Selalu Berubah dan Kenapa Ada yang Puasa hingga 15,5 Jam, foto: (Al Jazeera)

Penentuan awal Ramadan berbeda setiap tahun karena menggunakan kalender Hijriah berbasis lunar (peredaran bulan), bukan kalender Masehi berbasis matahari.

Karena satu tahun Hijriah lebih pendek sekitar 10–12 hari dibanding tahun Masehi, Ramadan selalu datang lebih awal setiap tahunnya. Itulah sebabnya tanggal Ramadan terus bergeser.

Bahkan pada 2030, Ramadan diprediksi terjadi dua kali, yakni pada 5 Januari dan kembali pada 26 Desember.

Durasi puasa sangat bergantung pada panjang siang hari di masing-masing wilayah.

Belahan bumi utara, sekitar 90 persen populasi Muslim dunia tinggal di belahan bumi ini.

Karena Ramadan tahun ini jatuh saat musim dingin, durasi puasa relatif lebih singkat, berkisar antara 11,5 hingga 13 jam di awal bulan, lalu bertambah secara bertahap.

Durasi puasa di wilayah ini akan terus memendek hingga 2031, saat Ramadan bertepatan dengan titik balik matahari musim dingin hari terpendek dalam setahun.