Pemprov Jakarta mengimbau para orang tua dan siswa untuk tetap mengikuti kegiatan pembelajaran sesuai dengan arahan dari masing-masing sekolah.
Pemprov Jakarta menyatakan, kebijakan PJJ diterapkan demi menjaga keselamatan siswa dan tenaga pendidik, serta meminimalkan risiko yang ditimbulkan akibat banjir di sejumlah wilayah DKI Jakarta.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan berbagai upaya penanganan cuaca buruk dan banjir. Selain memastikan seluruh pompa air berfungsi optimal, Pemprov juga melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi curah dan intensitas hujan, sehingga diharapkan dapat menekan potensi banjir di Jakarta.
Bahkan, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan OMC selama satu bulan penuh.
Pemprov juga memastikan tidak akan melakukan pemangkasan anggaran untuk program-program yang berkaitan dengan penanggulangan banjir, termasuk normalisasi Sungai Ciliwung dan Kali Krukut, serta penyediaan pompa air baru.
“Saya menekankan tidak ada pengurangan anggaran,” kata Pramono.
(rri/beritajakarta)












