Misi tersebut melibatkan 54 kapal dan awak dari sekitar 70 negara dengan tujuan menyalurkan bantuan makanan serta obat-obatan bagi warga Gaza.
Saat menuju wilayah Palestina, armada dicegat militer Israel di perairan internasional yang berjarak sekitar 310 mil laut dari Gaza.
Dewan Pers menyebut telah berkomunikasi dengan pimpinan redaksi Republika dan Tempo TV guna memantau perkembangan kondisi jurnalis Indonesia yang ikut dalam rombongan tersebut.
Informasi mengenai penangkapan ketiga jurnalis itu juga telah dikonfirmasi oleh masing-masing media pada Senin malam waktu Jakarta.
Dewan Pers meminta Pemerintah Indonesia menggunakan jalur diplomatik untuk membebaskan para jurnalis dan warga sipil Indonesia yang ditahan.
Selain pembebasan, pemerintah juga diminta memastikan proses pemulangan seluruh WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan tersebut berjalan aman.












