InternasionalPeristiwa

Badai Tropis Penha Mengamuk di Filipina Selatan: 4 Tewas, Ribuan Mengungsi, Warga Terjebak Banjir

24
×

Badai Tropis Penha Mengamuk di Filipina Selatan: 4 Tewas, Ribuan Mengungsi, Warga Terjebak Banjir

Share this article
Badai Tropis Penha Mengamuk di Filipina Selatan 4 Tewas, Ribuan Mengungsi, Warga Terjebak Banjir, foto:(ap)

Seketika.com, Internasional – Badai Tropis Penha memicu banjir besar dan tanah longsor di wilayah Filipina selatan, menyebabkan sedikitnya empat orang tewas, lebih dari 6.000 warga mengungsi, serta menjebak penduduk di rumah-rumah yang terendam air, menurut keterangan pejabat setempat, Jumat (6/2/2026).

Badai tersebut menghantam daratan Provinsi Surigao del Sur, Filipina tenggara, dari arah Samudra Pasifik pada Kamis malam.

Berdasarkan data peramal cuaca pemerintah, Penha terakhir terpantau Jumat siang di lepas pantai Provinsi Bohol, Filipina tengah, dengan kecepatan angin maksimum 55 kilometer per jam dan hembusan hingga 70 kilometer per jam.

Korban jiwa dilaporkan terjadi akibat tanah longsor yang dipicu hujan deras. Sepasang suami istri dan dua anak mereka meninggal dunia setelah gubuk tempat tinggalnya tertimbun longsoran tanah di area pertambangan sebuah desa di selatan Kota Cagayan de Oro.

“Peristiwa itu terjadi Kamis malam saat hujan sangat lebat,” kata Antonio Sugarol, Direktur Regional Kantor Pertahanan Sipil Filipina.

Sementara itu, kondisi darurat juga terjadi di Kota Iligan, sekitar 55 kilometer barat daya Cagayan de Oro.

Seorang warga bahkan menghubungi stasiun radio DZMM pada Jumat, memohon pertolongan karena terjebak di lantai dua rumahnya bersama tiga anggota keluarga akibat banjir yang terus meninggi.