BolaPeristiwa

FIFA Buka Kasus Disiplin terhadap Argentina, Ini Daftar Pelanggaran yang Diselidiki

52
×

FIFA Buka Kasus Disiplin terhadap Argentina, Ini Daftar Pelanggaran yang Diselidiki

Share this article
FIFA Buka Kasus Disiplin terhadap Argentina, Ini Daftar Pelanggaran yang Diselidiki, foto:(ap)

Seketika.com, Bola – FIFA resmi membuka proses disiplin terhadap sejumlah pemain, ofisial, dan Federasi Sepak Bola Argentina setelah berakhirnya final Piala Dunia. Dugaan penyerangan terhadap pemain Spanyol hingga aksi membawa spanduk bertema politik menjadi fokus penyelidikan badan sepak bola dunia tersebut.

FIFA mengambil langkah disiplin terhadap Argentina menyusul sejumlah insiden yang terjadi sepanjang fase akhir Piala Dunia. Tidak hanya pemain, federasi hingga staf pelatih juga masuk dalam daftar pihak yang diperiksa.

Kasus tersebut mencakup dugaan tindakan kekerasan setelah laga final, penggunaan pesan politik dalam perayaan kemenangan, hingga laporan mengenai perilaku suporter.

FIFA mengumumkan telah membuka beberapa proses disiplin terhadap Argentina.

Gelandang Leandro Paredes menghadapi tiga tuduhan terkait dugaan penyerangan terhadap pemain Spanyol dalam insiden setelah pertandingan final yang dimenangkan Spanyol dengan skor 1-0 pada 19 Juli.

Bek Nahuel Molina menghadapi dua dakwaan serupa, sementara Roberto Ayala mendapat satu dakwaan atas dugaan keterlibatannya dalam insiden tersebut.

Selain itu, Molina dan Thiago Almada juga diperiksa atas dugaan perilaku tidak sportif. Dakwaan serupa turut dikenakan kepada pemain Spanyol, Gavi.

Kasus ini tidak hanya menyasar individu, tetapi juga Federasi Sepak Bola Argentina.

FIFA menilai adanya dugaan penggunaan ajang olahraga untuk menyampaikan pesan politik ketika para pemain Argentina membentangkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas” setelah mengalahkan Inggris di semifinal.

Selain itu, FIFA juga menyelidiki dugaan nyanyian dan gestur diskriminatif dari suporter Argentina, pelemparan benda oleh penonton dalam beberapa pertandingan, serta dugaan penyerangan yang melibatkan salah satu asisten pelatih.

Jika terbukti melanggar regulasi, para pihak yang terlibat dapat dijatuhi sanksi sesuai keputusan Komite Disiplin FIFA.

Kontroversi bermula setelah semifinal ketika para pemain Argentina merayakan kemenangan atas Inggris sambil membawa spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas.”

Malvinas merupakan nama yang digunakan Argentina untuk menyebut Kepulauan Falkland, wilayah yang menjadi sengketa dengan Inggris sejak lama.

Aksi tersebut memicu reaksi dari pemerintah Inggris yang kemudian mendesak FIFA melakukan penyelidikan.

FIFA kemudian memasukkan dugaan penggunaan ajang olahraga untuk demonstrasi non-olahraga sebagai salah satu poin dakwaan terhadap federasi Argentina.

Setelah final berlangsung, muncul pula laporan mengenai bentrokan yang melibatkan beberapa pemain Argentina dengan lawan mereka dari Spanyol sehingga memperluas cakupan penyelidikan.

FIFA menyatakan seluruh pihak yang didakwa telah diberi kesempatan menyampaikan pembelaan atau penjelasan mereka.

Setelah proses tersebut selesai, Komite Disiplin FIFA akan menentukan keputusan akhir terkait kemungkinan sanksi yang akan dijatuhkan.