“Fasilitas pompanya cukup untuk melakukan itu. Walaupun, kalau kemudian curah hujannya rata-rata seperti hari Sabtu-Minggu di atas 250, itu pasti akan terjadi genangan banjir di mana-mana,” tambahnya.
Untuk mengurangi dampak kemacetan yang kerap terjadi saat hujan deras, Gubernur Pramono juga membuka opsi penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi para siswa Jakarta, apabila kondisi cuaca terus memburuk.
“Kalau kemudian ada indikasi seperti itu dan di hari biasa, saya akan memutuskan untuk dilakukan Work From Home, terutama untuk anak-anak didik kita,” ujarnya.
(beritajakarta)












