Wakil Presiden AS, JD Vance, mengatakan Gedung Putih memantau situasi dan berharap insiden itu “tidak seburuk yang dikhawatirkan.”
Insiden ini berpotensi memperkeruh hubungan antara Kuba dan Amerika Serikat, yang dalam beberapa waktu terakhir kembali memanas di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.
Pemerintahan Trump sebelumnya mengeluarkan kebijakan yang meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Kuba, termasuk kebijakan tarif terhadap negara yang memasok minyak ke pulau tersebut.
Jaksa Agung Florida, James Uthmeier, juga menyatakan pihaknya akan bekerja sama dengan otoritas federal untuk menyelidiki insiden tersebut. Ia menyebut pemerintah Kuba “tidak dapat dipercaya” dalam unggahannya di platform X.
Misael Ortega Casanova, saudara dari Michel Ortega Casanova, mengaku terpukul atas kematian saudaranya. Ia menyebut sang kakak sebagai warga negara Amerika yang telah tinggal lebih dari dua dekade di AS dan bekerja sebagai sopir truk.
“Ibu saya sangat terpukul,” katanya, seraya menambahkan bahwa keluarga tidak mengetahui rencana perjalanan tersebut.
Meski berduka, Misael menyatakan harapannya agar kematian saudaranya tidak sia-sia dan suatu hari nanti Kuba bisa meraih kebebasan.












