Seketika.com, Bekasi – Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, meninjau langsung banjir yang melanda Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan, untuk memastikan penanganan cepat dan distribusi logistik bagi warga terdampak. Banjir kali ini memengaruhi 970 kepala keluarga.
Berdasarkan data tim lapangan, banjir terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah dan aliran Sungai Kelici tersumbat, sehingga air meluap ke permukiman.
Rincian wilayah terdampak:
- Kampung Cabang Empat RT 01 dan RT 02 terendam 40–50 cm, berdampak pada 380 KK.
- Kampung Pondok Dua RT 08 terendam 50–60 cm, memengaruhi 120 KK.
- Kampung Gedong Jaya RT 09 terendam 30–40 cm, mencakup 70 KK.
- Kampung Setia Mekar RT 03 dan RT 04 mengalami genangan terparah 80–100 cm, terdampak 400 KK.
Sekda Endin menjelaskan, genangan sulit surut karena sungai tersumbat dan permukiman berbatasan langsung dengan rawa.
“Hari ini kami turun memastikan kondisi lapangan. Hujan kemarin memicu banjir karena aliran Sungai Kelici tersumbat,” ujar Endin.
Pemerintah desa dan kecamatan diminta mengajukan usulan normalisasi ke Dinas Bina Marga agar penanganan fisik segera dilakukan.
Selain itu, Pemda menjajaki kerja sama dengan Pertamina setempat untuk mendukung pendanaan normalisasi.












