PemerintahanPendidikan

Kemendikdasmen Perkuat Sinkronisasi Pusat-Daerah di Sumsel! Revitalisasi Rp90 Triliun Disorot, Sekolah ‘Doyong’ Jangan Lolos

26
×

Kemendikdasmen Perkuat Sinkronisasi Pusat-Daerah di Sumsel! Revitalisasi Rp90 Triliun Disorot, Sekolah ‘Doyong’ Jangan Lolos

Share this article
Kemendikdasmen Perkuat Sinkronisasi Pusat-Daerah di Sumsel! Revitalisasi Rp90 Triliun Disorot, Sekolah ‘Doyong’ Jangan Lolos, foto:(kemendikdasmen)

Seketika.com, Ogan Ilir – “Harapan kami, Konsolidasi Daerah ini menjadi wadah penguatan dan koordinasi agar kewenangan pusat dan daerah tidak saling tumpang tindih (overlap), melainkan saling menguatkan demi memastikan program prioritas benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, saat memberikan keterangan kepada media di sela kunjungan kerjanya di Sumatra Selatan, Rabu (25/2).

Pernyataan tersebut menjadi penegasan dalam pembukaan kegiatan Konsolidasi Daerah (Konsolda) Pelaksanaan Program Prioritas di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatra Selatan.

Selain sinkronisasi kewenangan, Wamen Atip menekankan bahwa seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) harus melakukan pengawalan ketat terhadap implementasi program prioritas.

Hal ini krusial agar penggunaan anggaran tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman bagi para murid, demi terwujudnya visi Generasi Emas 2045.

Agenda ini juga ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Dukungan Pemerintah Daerah untuk Program dan Kegiatan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Provinsi Sumatra Selatan.

Komitmen ini melibatkan BPMP Provinsi Sumatra Selatan, Pemerintah Provinsi, serta 17 pemerintah kabupaten/kota di seluruh Sumatra Selatan sebagai wujud tekad mengawal kualitas pendidikan.

Direktur SMA Kemendikdasmen, Winner Jihad Akbar, menjelaskan bahwa forum ini merupakan ruang penyelarasan kebijakan nasional ke tingkat tapak.