PemerintahanPendidikan

Mudik Tak Lagi Membosankan! 24 Ribu Buku Dibagikan Gratis di 9 Titik, Anak-anak Pilih Baca daripada Main Gawai

34
×

Mudik Tak Lagi Membosankan! 24 Ribu Buku Dibagikan Gratis di 9 Titik, Anak-anak Pilih Baca daripada Main Gawai

Share this article
Mudik Tak Lagi Membosankan! 24 Ribu Buku Dibagikan Gratis di 9 Titik, Anak-anak Pilih Baca daripada Main Gawai, foto:(kemendikdasmen)

Seketika.com, Jakarta –  Dalam rangka meningkatkan budaya literasi masyarakat serta mendukung Gerakan Literasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), kembali menyelenggarakan program Mudik Asyik Baca Buku (MABB) 2026. Program ini bertujuan memberikan alternatif kegiatan edukatif bagi para pemudik, khususnya anak-anak usia sekolah, selama perjalanan mudik Lebaran.

Tahun ini, jumlah buku dan titik tempat pembagian buku meningkat jumlahnya. Selama dua hari yakni Senin–Selasa, 16–17 Maret 2026, sebanyak 24 ribu buku dibagikan di 9 titik yaitu Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Terminal Kalideres, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulo Gebang, Bandara Halim Perdanakusuma, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Merak (Banten), serta Terminal Pakupatan di Serang, Banten.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, saat membuka acara di Stasiun Pasar Senen, Senin (16/3), menyampaikan apresiasinya atas program yang telah terlaksana sejak tahun 2023.

“Alhamdulillah, tahun ini diselenggarakan di 9 titik, lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 6 titik. Jumlah bukunya juga lebih banyak; tahun lalu 20 ribu, tahun ini 24 ribu eksemplar. Mudah-mudahan tahun depan bisa mencapai 42 ribu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program ini adalah strategi Kemendikdasmen dalam menumbuhkan minat baca anak-anak.

“Program ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus memupuk dan meningkatkan budaya membaca, khususnya bacaan yang berkualitas. Sasaran utamanya adalah buku anak-anak, agar anak-anak lebih banyak memegang buku daripada memegang gawai,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian yang turut hadir memberikan apresiasinya.