Seketika.com, Internasional – Roket New Glenn milik Blue Origin mengalami ledakan besar saat menjalani uji coba mesin di Cape Canaveral, Florida, Kamis malam waktu setempat. Insiden itu sempat mengguncang rumah warga sekitar dan memunculkan bola api oranye di langit.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun ledakan ini memicu pertanyaan besar terkait kesiapan Blue Origin menjalankan misi antariksa berikutnya bersama NASA.
Blue Origin menghadapi insiden serius setelah roket New Glenn meledak ketika menjalani pengujian mesin sebelum jadwal peluncuran satelit pekan depan.
Ledakan terjadi di Kompleks Peluncuran 36, Cape Canaveral, sekitar pukul 9 malam waktu setempat. Warga di sekitar Cocoa Beach dan Cape Canaveral mengaku rumah mereka sempat bergetar akibat dentuman besar tersebut.
Foto dan video bola api berwarna oranye langsung menyebar di media sosial hanya beberapa menit setelah kejadian.
Pendiri Blue Origin, Jeff Bezos, mengakui insiden itu sebagai “hari yang sangat berat”. Meski begitu, ia memastikan timnya akan kembali membangun dan melanjutkan program penerbangan roket tersebut.
Ledakan New Glenn menjadi perhatian besar karena roket ini diproyeksikan sebagai kendaraan utama Blue Origin untuk misi luar angkasa berat.
Sebelumnya, New Glenn juga sempat mengalami masalah pada April lalu setelah gagal menempatkan satelit di orbit yang tepat akibat gangguan mesin.












