InternasionalPeristiwa

Roket Blue Origin Meledak Saat Uji Coba, Langit Cape Canaveral Berubah Oranye

3
×

Roket Blue Origin Meledak Saat Uji Coba, Langit Cape Canaveral Berubah Oranye

Share this article
Roket Blue Origin Meledak Saat Uji Coba, Langit Cape Canaveral Berubah Oranye, foto:(ap)

Roket ini memiliki peran penting dalam proyek NASA, termasuk mendukung program Artemis yang bertujuan membawa manusia kembali ke Bulan.

NASA bahkan baru saja memberikan kontrak bernilai ratusan juta dolar kepada Blue Origin untuk misi pengiriman wahana penjelajah bulan beberapa tahun mendatang.

Jika pengembangan New Glenn terus mengalami hambatan, maka jadwal sejumlah proyek antariksa berpotensi terdampak.

New Glenn dijadwalkan membawa satelit internet milik Amazon ke orbit minggu depan.

Namun sebelum peluncuran berlangsung, Blue Origin melakukan uji pengaktifan mesin di landasan peluncuran. Dalam proses tersebut, roket tiba-tiba meledak.

Tim penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi dan tetap siaga lebih dari satu jam setelah kejadian.

Pihak Space Force memastikan tidak ada korban luka maupun ancaman berbahaya dari asap ledakan.

Administrator NASA Jared Isaacman menyebut pengembangan roket muatan berat memang penuh tantangan dan risiko tinggi. Ia juga mengatakan NASA akan mengevaluasi dampak insiden ini terhadap program Artemis.

Di sisi lain, Elon Musk dari SpaceX turut memberikan dukungan kepada Blue Origin melalui media sosial setelah kabar ledakan menyebar luas.

Blue Origin kini mulai melakukan investigasi untuk mencari penyebab utama ledakan New Glenn.

Belum diketahui apakah insiden ini akan memengaruhi jadwal peluncuran satelit Amazon maupun proyek kerja sama Blue Origin dengan NASA dalam waktu dekat.

Namun satu hal yang pasti, tekanan terhadap perusahaan antariksa milik Jeff Bezos kini semakin besar setelah serangkaian kendala teknis yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.