Seketika.com, Bola – Como meraih kemenangan 2-1 atas Parma dalam lanjutan Serie A di Lombardy, 14 September 2026. Jacobo Ramón dan Kaiki menjadi pencetak gol yang memastikan tim asuhan Cesc Fàbregas mengamankan tiga poin sekaligus naik ke posisi kedua klasemen.
Como melanjutkan tren positif mereka setelah menundukkan Parma dengan skor 2-1. Kemenangan tersebut membuat Como berada di posisi kedua Serie A, hanya berada di belakang Roma yang masih sempurna di puncak klasemen.
Como tampil agresif sejak awal pertandingan. Tekanan tuan rumah akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-22 melalui Jacobo Ramón.
Gol tersebut berawal dari upaya Nico Paz yang melepaskan tembakan ke arah tiang jauh. Bola justru berubah menjadi peluang assist setelah Ramón datang di depan gawang dan mengarahkannya masuk ke jala Parma.
Hasil ini semakin mempertegas konsistensi Como pada awal musim Serie A. Setelah sebelumnya meraih kemenangan penting pada debut mereka di Liga Champions, tim besutan Fàbregas masih belum terkalahkan di kompetisi domestik.
Como kini menempati peringkat kedua klasemen. Roma masih memimpin dengan catatan sempurna, sehingga persaingan di papan atas mulai menarik perhatian sejak awal musim.
Sebaliknya, Parma kembali gagal mendapatkan kemenangan. Mereka baru mengoleksi satu poin dari kemungkinan 12 poin di Serie A.
Como langsung mengambil inisiatif permainan dan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-22.
Nico Paz menjadi bagian penting dari terciptanya gol tersebut. Tembakannya ke arah tiang jauh tidak langsung menjadi gol, tetapi Ramón memanfaatkan bola di depan gawang untuk membawa Como unggul 1-0.
Setelah unggul, permainan Como tidak lagi seagresif awal laga. Parma mulai mendapatkan ruang untuk menekan pertahanan tuan rumah.
David Romero sempat memperoleh kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Namun, peluang tersebut berhasil dihentikan oleh pemain Como.
Situasi itu membuat Como harus tetap waspada hingga babak kedua.
Gol kedua Como lahir pada menit ke-38 babak kedua.
Samuele Ricci mengirimkan umpan silang yang kemudian memicu kemelut di area pertahanan Parma. Anastasios Douvikas gagal menaklukkan Edoardo Corvi, sementara upaya Maximo Perrone juga belum menghasilkan gol.
Bola muntah akhirnya jatuh dalam situasi yang menguntungkan Kaiki. Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membawa Como unggul 2-0.
Parma belum menyerah dan akhirnya mencetak gol balasan melalui David Romero pada masa tambahan waktu.
Namun, gol tersebut datang terlalu terlambat untuk mengubah hasil pertandingan. Como tetap mengamankan kemenangan 2-1 hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan atas Parma memberikan tambahan tiga poin penting bagi Como dalam perburuan posisi papan atas Serie A.
Performa mereka juga menjadi sorotan karena tetap tidak terkalahkan setelah memulai musim dengan hasil positif, termasuk kemenangan pada debut Liga Champions.
Sementara itu, Parma perlu segera menemukan momentum karena sejauh ini baru mengumpulkan satu poin dari empat pertandingan yang disebutkan dalam sumber.












