Menanggapi kritik tersebut, Fletcher menegaskan bahwa keputusan itu bukan murni pertimbangan taktik, melainkan instruksi tim medis yang tidak bisa ditawar demi menghindari risiko cedera sang kapten.
Burnley membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-13 melalui gol bunuh diri Ayden Heaven, setelah umpan silang Bashir Humphreys membentur tubuh bek MU tersebut dan mengecoh kiper Senne Lammens.
Manchester United merespons dengan tekanan bertubi-tubi. Gol Lisandro Martinez sempat dianulir, sementara beberapa peluang emas digagalkan aksi heroik lini belakang Burnley dan kiper Martin Dubravka.
Kebuntuan MU pecah di menit ke-50. Benjamin Sesko menyamakan skor lewat penyelesaian klinis usai menerima umpan matang dari Bruno Fernandes.
Sepuluh menit berselang, Sesko kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan voli indah, membawa MU berbalik unggul 2-1.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Pada menit ke-66, Jaidon Anthony melepaskan tembakan spektakuler ke sudut kiri atas gawang MU yang tak mampu dijangkau Lammens, memaksa skor kembali imbang 2-2.
MU nyaris mencuri kemenangan di menit akhir lewat pemain pengganti Shea Lacey, tetapi tendangannya hanya membentur mistar gawang.












