Lahir dan besar di Nijmegen, Dion Markx ditempa oleh sistem pembinaan sepak bola Belanda yang dikenal disiplin dan modern.
Ia mengawali karier di akademi Vitesse Arnhem, sebelum melanjutkan pengembangan di NEC Nijmegen.
Di level usia muda, khususnya U-21, Dion dikenal sebagai bek yang tenang, kuat dalam duel udara, dan cerdas membaca permainan.
Sebelum berlabuh ke Indonesia, Dion sempat merasakan atmosfer kompetisi profesional bersama TOP Oss di Divisi II Liga Belanda. Pengalaman tersebut menjadi modal penting saat ia memutuskan menerima tantangan besar di Liga 1.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa perekrutan Dion merupakan bagian dari evaluasi tim usai putaran pertama Super League 2025/2026.
“Coach Bojan Hodak merekomendasikan penambahan pemain di sektor pertahanan. Dion adalah pemain muda dengan pengalaman Eropa dan latar belakang Timnas. Ini langkah strategis untuk menambah kedalaman skuad dan menjaga konsistensi performa hingga akhir musim,” ujar Adhitia.












